Breaking News

Wabup Lombok Utara Buka MTQ Tingkat Kabupaten ke-12


Tanjung - Dengan Mengusung tema Menebar Cahaya Al-Qur'an, Menguatkan Generasi Qur'ani untuk Mewujudkan Lombok Utara Semakin Maju dan Mandiri Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-12 Tingkat Kabupaten Lombok Utara Tahun 2026 resmi dibuka oleh  Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri, S.T., M.T., pada Selasa malam di halaman Kantor Bupati (20/10). Pembukaan ini dihadiri juga oleh Kepala Biro Kesra Setda Provinsi NTB H.Amir.,MM, Perwakilan Anggota Forkopimda KLU, Para Pimpinan Instansi Vertikal KLU,Sekda KLU Sahabudin,M.Si, Para Kepala OPD,Para Dewan Hakim,Tokoh agama, para kafilah serta undangan lainya.

Sebelum membuka Wabup Kusmalahadi menyampaikan  apresiasi  kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan MTQ ke-12.

Pada pegelaran MTQ Tahun 2026 kafilah dari lima kecamatan di Lombok Utara dapat mempersembahkan yang terbaik di ajang MTQ sehingga mampu melangkah ke lebih tinggi, baik di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. 

"MTQ ini tentu bukan sekadar perlombaan saja  Ini kafilah yang berlomba, alhamdulillah 241 orang, menunjukkan bahwa bakat-bakat dan talenta di Lombok Utara luar biasa,"ujarnya.

Menyinggung soal toleransi, Wabup Kusmalahadi membanggakan tradisi keagamaan dan nilai kebersamaan yang kuat di Lombok Utara, dirinya melihat, dalam pawai ta'aruf masyarakat yang beragama Buddha dan Hindu turut serta memeriahkan kegiatan tersebut.

 "Ini wujud bahwa alhamdulillah tiap tahun Lombok Utara itu dapat predikat kabupaten paling toleran di Indonesia," ucapnya, 

Wabup Kusmalahadi juga menyinggung tantangan era digitalisasi dalam pembinaan generasi muda sebagai tonggak penerus Lombok Utara.

"Kita semua pentingnya menjaga agar lantunan Al-Qur'an senantiasa hidup dalam kehidupan sehari-hari, di tengah gempuran arus budaya barat dan pengaruh digital,"katanya.

Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, lanjutnya, memandang pembinaan kehidupan beragama sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia.

 "Karena tidak hanya fisik, tidak hanya ekonomi, juga penting membangun mental, spiritual, moral, dan karakter, kita berharap nilai-nilai Al-Qur'an menjadi kekuatan di dalam membangun Lombok Utara yang maju, sejahtera, berbudaya, dan bermartabat," tegasnya.

Pada momen ini juga Wabup Kus  mengajak para orang tua untuk membimbing anak-anaknya membaca dan mempelajari Al-Qur'an sejak dini, sebagai ikhtiar menyiapkan generasi penerus yang siap menghadapi zaman.

Wabup Kusmalahadi berpesan agar seluruh peserta mengikuti MTQ dengan penuh semangat, kesungguhan, dan keikhlasan, serta memberikan penampilan kemampuan terbaik serta menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran.

 "Saya mengajak kita semua menjadikan Al-Qur'an sebagai sumber inspirasi di dalam menjaga persatuan, mempererat ukhuwah islamiyah kita, menghormati perbedaan, dan membangun kehidupan masyarakat yang harmonis," pungkasnya.

Sebelumnya Ketua Panitia Pelaksana yang juga Sekretaris Daerah KLU, Sahabudin, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa even MTQ merupakan momentum strategis untuk memperkuat syiar Islam dan mencetak generasi Qur'ani yang unggul.

Penyelenggaraan MTQ merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pengembangan tilawatil Qur'an di Kabupaten Lombok Utara dalam rangka meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an serta mendorong pengamalan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

"Mengusung tema Menebar Cahaya Al-Qur'an, Menguatkan Generasi Qur'ani untuk Mewujudkan Lombok Utara Semakin Maju dan Mandiri, MTQ ke-12 ini bertujuan untuk membina dan mengembangkan potensi generasi Qur'ani,"katanya.

 Selain menjadi ajang kaderisasi qari/qariah, hafiz/hafizah, serta mufasir/mufasirah, kegiatan MTQ juga berfungsi sebagai evaluasi program kerja Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) KLU. 

"Event tahunan yang diharapkan dapat mempererat ukhuwah Islamiyah dan silaturahmi antar masyarakat, sekaligus menjadi ajang seleksi untuk menemukan peserta terbaik yang akan membawa nama Kabupaten Lombok Utara di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional,"katanya.

Guna memperlancar jalannya kompetisi, panitia telah menyiapkan delapan arena yang tersebar di berbagai lokasi strategis di Kecamatan Tanjung dan sekitarnya. Arena utama untuk cabang Tilawah, yang juga menjadi lokasi pembukaan bertempat di halaman Kantor Bupati Lombok Utara, Sementara itu, cabang Qira’at digelar di Masjid Agung Islamic Center Baiturrahim Tanjung, dan lomba hafalan 1 Juz, 5 Juz, serta Tilawah lainnya dipusatkan di Masjid Nurul Islam Tanah Song. 

Untuk kategori hafalan 10 Juz, 20 Juz, 30 Juz, dan Tafsir, arena perlombaan berada di Sekretariat NWDI Kabupaten Lombok Utara (eks UPTD Dikman Prov. NTB) di Jalur Lingkar Utara.

 Cabang Fahmil dan Syarhil Qur'an akan berlangsung di Madrasah Aliyah Sunan Giri, sedangkan lomba Kaligrafi ditempatkan di SMP Negeri 1 Tanjung. Selanjutnya, arena untuk hafalan 100 dan 500 Hadis berlokasi di Masjid Nurul Hidayah Medana, dan lomba Makalah Islamiah Qur'ani dan Hadis diselenggarakan di SDN 8 Sokong. 

"Seluruh koordinasi dan sekretariat panitia sendiri dipusatkan di Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Lombok Utara,"katanya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari total 241 kafilah dari lima kecamatan se-Kabupaten Lombok Utara yang siap unjuk kebolehan, dengan rincian Kecamatan Kayangan mengirimkan kontingen terbanyak dengan 56 kafilah, diikuti oleh Kecamatan Tanjung dengan 52 kafilah, dan Kecamatan Pemenang dengan 51 kafilah. Sementara itu, Kecamatan Gangga turut serta dengan mengirimkan 49 kafilah, dan Kecamatan Bayan melengkapi persaingan dengan 33 kafilah. 

"Seluruh peserta ini akan bersaing ketat di berbagai cabang dan golongan yang diperlombakan sesuai dengan ketentuan teknis yang berlaku, dengan pengawasan dewan hakim yang telah dilantik agar kompetisi berlangsung tertib, objektif, dan profesional,"jelasnya.

Rangkaian acara telah dimulai sejak tahap pra-MTQ pada 16 Oktober 2026, yang meliputi penetapan peserta, pengambilan nomor undian, dan pengambilan maqra kaligrafi. Pada 19 Oktober 2026, dilanjutkan dengan penyerahan teks Syarhil Qur'an serta technical meeting peserta/kafilah. Puncak pembukaan pada malam ini, 20 Oktober 2026, diawali dengan pengambilan maqra, pawai ta'aruf yang meriah, serta pelantikan dan orientasi dewan hakim.

"Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, MTQ ke-12 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi barometer kemajuan peradaban Islam dan sumber inspirasi untuk mewujudkan Lombok Utara yang semakin maju dan sejahtera,"tutupnya.

 

0 Komentar

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close