LOMBOK UTARA - Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi
Syamsuri,ST.,MT secara resmi menutup rangkaian Turnamen Mini Soccer Lokok Reban
Cup 2026 pada Minggu (25/10).Hadir juga Ketua Komisi II DPRD KLU Kamah
Yudiarto, Koordinator Mini Soccer Provinsi NTB, Kades Mumbul Sari serta
undangan lainya.
Dalam sambutannya, Wabup Kus menhampaikan bahwa esensi turnamen
mini soccer melampaui sekadar kompetisi sepak bola di atas lapangan.
"Selamat kepada pemenang, qlhamdulillah, pertandingan secara umum berjalan
dengan baik," ujarnya.
Wabup Kus menyoroti dampak positif dari gelaran empat pilar utama yang menjadi
tujuan strategis diadakannya turnamen, mini soccer harus menjadi instrumen
pembangunan masyarakat yang holistik.
"Turnamen ini bukan hanya tentang menendang bola, tetapi lebih dari itu,
pertama, tentu bisa menunjukkan sportivitasnya, kedua, mempererat silaturahmi,
ketiga, sebagai wadah pembinaan pemuda dan yang keempat, menjadi sarana
pemberdayaan UMKM di sekitar kita," jelasnya.
Dalam momen yang menjadi sorotan utama, Wabup Kus menyampaikan pesan yang
menyentuh mengenai pentingnya menghormati perangkat pertandingan, mengingatkan
seluruh elemen sepak bola bahwa di atas lapangan, wasit memegang kendali penuh.
"Sebagai pengingat untuk menjunjung tinggi fair play dan tidak memberikan
tekanan berlebihan kepada pengadil lapangan,"katanya.
"Alhamdulillah, ini adalah turnamen mini soccer pertama yang resmi di
Kabupaten Lombok Utara," ucapnya.
Ia menegaskan bahwa kesuksesan penyelenggaraan yang didukung oleh kerja
keras panitia dari awal persiapan hingga hari penutupan, akan menjadi fondasi
untuk kegiatan serupa di masa depan.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk menghadirkan turnamen dengan berbagai
kategori yang lebih beragam guna menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.
"Selamat kepada para juara, Barbir Kepada tim-tim yang belum beruntung
meraih piala, Yang belum menang tentu tidak boleh berpatah semangat, tetap
evaluasi diri, terus berlatih semoga di turnamen selanjutnya bisa menjadi
juara," pungkasnya.
Sementara itu Koordinator Mini Soccer Provinsi Nusa Tenggara Barat Fetty
Faryah SH, memberikan apresiasi tinggi atas kesuksesan gelaran yang dinilai
sangat kondusif dan menjunjung tinggi sportivitas.
"Terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras selama
hampir dua bulan demi kelancaran turnamen juga memberikan penghargaan khusus
kepada Koordinator Mini Soccer beserta para wasit dan perangkat pertandingan
yang telah memimpin laga dari awal hingga akhir dengan baik,"ucapnya.
Lebih dari itu, Fetty menyoroti atmosfir pertandingan yang sangat positif,
menurutnya, para pemain berhasil menunjukkan kedewasaan dalam berkompetisi.
"Saya melihat bahwa tidak ada gesekan-gesekan, tidak ada keributan, tidak
ada protes, dan sangat respek, itulah sebenarnya tujuan dari pertandingan,
tidak hanya mencari juara, tetapi menumbuhkan rasa sportivitas yang tinggi di
antara kita semua," pujinya di hadapan para pemain dan undangan.
Fetty juga menyampaikan sebuah informasi penting bahwa Lokok Reban Mini Soccer
Cup 2026 mencatatkan sejarah baru dimana turnamen yang dilaksanakan merupakan
pertandingan Mini Soccer Super League resmi yang pertama kali diselenggarakan
di Kabupaten Lombok Utara.
"Ini adalah langkah awal yang sangat baik, peta jalan (roadmap)
pengembangan mini soccer di daerah di KLU agar tidak berhenti sampai di sini
harus terus berlanjut,"pintanya.
Dalam pada itu Kepala Desa Mumbul Sari, Mujtahidin, memberikan apresiasi tinggi
atas kesuksesan gelaran yang berlangsung tanpa insiden berarti.
Mujtahidin menyoroti laga pamungkas yang mempertemukan Barbir FC asal Desa
Sambik Elen melawan Karya Utara dari Desa Gunjan Asri, kedua tim di lapangan
sangat luar biasa, namun tetap menjunjung tinggi sportivitas.
"Alhamdulillah sudah kita saksikan proses dan kelas permainannya luar
biasa, tapi aman terkendali,"ujarnya.
Dengan diikuti oleh lebih dari 36 tim (klub) yang bertanding, Mujtahidin sangat
mengapresiasi kedewasaan para pemain yang mampu menjaga kondusivitas.
"Sekitar 36 tim lebih yang bertanding tidak ada gesekan apapun, Itu yang
sangat kita apresiasi," tambahnya.
Mujtahidin juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ketua Panitia
beserta seluruh jajarannya, persiapan matang yang dilakukan dari jauh-jauh hari
berbuah pada kualitas penyelenggaraan yang mumpuni.
"Esensi utama dari turnamen ini bukanlah semata-mata mencari juara,
melainkan sebagai ajang silaturahmi antar klub dan desa, berkat dukungan
berbagai pihak, kegiatan serupa dapat digelar dengan skala yang lebih besar
pada tahun depan,"harapnya.
Sebelumnya Ketua Panitia M.Aliudin mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih
yang tak terhingga kepada seluruh elemen masyarakat.
Meskipun digelar dengan kesederhanaan, antusiasme masyarakat terhadap Lokok
Reban Cup 2026 terbilang tinggi.
Dengan komitmen kuat untuk mengevaluasi kekurangan tahun ini demi
penyelenggaraan yang lebih megah dan nyaman di masa mendatang.
"Ke depan insyaallah kita akan perbaiki lebih baik lagi dan kita adakan
lebih meriah,"tutupnya.
Dimana untuk juara turnamen ini yakni Barbir Fc Juara pertama,Karya Lotara
kedua, Semut Hitam keempat.
0 Komentar