Tanjung-Wakil
Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, ST., MT., menghadiri peringatan
Milad ke-35 Pondok Pesantren Nurul Bayan, acara puncak peringatan yang
dirangkaikan dengan kegiatan jalan santai ini berlangsung meriah di kawasan
Alun-Alun Tioq Tata Tunaq Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (18/10).
Kegiatan ini diikuti oleh ribuan peserta yang terdiri dari seluruh santri, wali
murid, keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Bayan, serta masyarakat
umum,dengan uasana keakraban dan semangat kebersamaan tampak jelas menyelimuti
Alun-Alun Tanjung, menjadikannya momentum yang tepat untuk mempererat tali
silaturahmi antar elemen masyarakat.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut,Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta,
S.I.K., Anggota DPRD KLU, Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan
Olahraga (Dikbudpora) M. Najib, S.Pd., M.Pd., , Ketua Asosiasi Kepala Desa
(AKAD) Budiawan, SH., serta Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Bayan, Tuan Guru
K.H. Abdul Karim Abdul Ghofur, beserta jajaran undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lombok Utara menyampaikan apresiasi tinggi atas
perjalanan panjang Pondok Pesantren Nurul Bayan, dimana selama 35 tahun,
lembaga pendidikan Islam yang berda di wilayah timur KLU dinilai telah
memberikan kontribusi yang luar biasa dalam dunia pendidikan, khususnya dalam
penguatan pendidikan keagamaan dan pembentukan karakter generasi muda.
Pondok pesantren memegang peranan yang sangat vital di tengah masyarakat.
"Pondok pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang
tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak mulia,
integritas, dan kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat," ujar
Kusmalahadi.
Lebih lanjut, Wabup menekankan bahwa pendidikan bukanlah tanggung jawab tunggal
dari sekolah atau pesantren, dibutuhkan sinergi kuat antara lembaga pendidikan,
orang tua, masyarakat, dan pemerintah daerah untuk mendukung tumbuh kembang
generasi penerus bangsa.
“Melalui momentum Milad ke-35 ini, kita berharap Pondok Pesantren Nurul Bayan
terus berkembang dan melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta
mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa,”ungkapnya.
Wabup Kus juga menilai positif kegiatan jalan santai yang melibatkan murid,
wali murid, dan masyarakat luas, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana
menjaga kesehatan, tetapi juga menjadi wadah positif untuk mempererat
kebersamaan serta memperkuat hubungan emosional antara keluarga besar pesantren
dengan masyarakat sekitar.
Pemerintah Kabupaten Lombok Utara berkomitmen untuk terus menjadikan Pondok
Pesantren sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya
manusia (SDM).
"Hal ini sejalan dengan visi mewujudkan masyarakat Lombok Utara yang
religius, berkarakter, dan berdaya saing,"jelasnya.
Peringatan Milad ke-35 ini diharapkan menjadi titik tolak untuk memperkuat
kembali semangat pengabdian di bidang pendidikan, dakwah, dan pembinaan umat,
demi menciptakan generasi masa depan yang berkualitas dan berdaya saing global.
0 Komentar